Teknologi AI Outpainting Bisa Ungkap Rahasia di Balik Lukisan Mona Lisa

TMDLS.net, Jakarta – Teknologi AI atau artificial intelligence dapat membantu manusia mengungkap rahasia tersembunyi di karya seni legendaris dunia, termasuk lukisan terkenal Mona Lisa.

Teknologi baru berbasis AI tersebut diciptakan oleh sebuah perusahaan, yang berguna membantu manusia untuk membayangkan dunia di luar bingkai karya seni kelas dunia.

Teknologi artificial intelligence atau kecerdasan buatan itu dinamai Outpainting, yang dirancang oleh karyawan di OpenAI sebagai bagian sistem teks ke gambar inovatif.

 

Teknologi AI Outpainting yang mudah digunakan tersebut diluncurkan pada minggu lalu. Anda hanya membutuhkan dua langkah dengan cara mengetik untuk mengungkap rahasia karya seni.

Seperti TMDLS kutip dari New York Post, Rabu (7/9/2022), teks akan diubah menjadi gambar melalui teknologi AI, memperluasnya ke luar dan mengubah seluruh makna.

“Outpainting membantu para pengguna memperluas kreativitas dengan melanjutkan gambar di luar batas asli hanya menggunakan deskripsi bahasa alami,” jelas OpenAI.

Perusahaan melanjutkan, teknologi AI Outpainting bisa mempertimbangkan “elemen visual termasuk bayangan, pantulan, dan tekstur untuk mempertahankan konteks yang sama.

Insinyur perangkat lunak Ken Kocienda, yang menemukan koreksi otomatis di  iPhone, mendapatkan pratinjau alat itu untuk mengungkap lukisan karya Johannes Vermeer.

Seniman Amerika Serikat bernama August Kamp juga menggunakan Outpainting untuk menata ulang lukisan serupa buatan Vermeer berjudul “Girl With a Pearl Earring.”

Unggahan lucu menunjukkan pandangan soal lukisan ikonik Edward Hopper pada 1947 dengan judul “Summer Evening” dengan dinosaurus mendekat ditambahkan ke gambar.

Karya seni asli, yang menggambarkan pemandangan pinggiran kota yang tenang, dilukis dengan gaya realisme sosial tetapi penambahan dinosaurus mengubah segalanya.

 

Bahkan, karya seni paling terkenal di dunia, lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci, tidak luput dari penggambaran ulang dengan subjek dikelilingi oleh api dan UFO.

Sampul album klasik The Beatles “Abbey Road” pun menjadi sasaran, membuktikan bahwa alat itu juga bekerja secara efektif dengan foto, tidak hanya dengan lukisan. [SN/HBS]

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.