Snapdragon 8 Gen 2 Punya Varian Frekuensi Utra-Tinggi?

TMDLS.net, Jakarta – Snapdragon 8 Gen 2 segera diluncurkan oleh Qualcomm. Chipset tersebut akan menjadi andalan perusahaan dan hadir dalam dua versi.

Snapdragon 8 Gen 2 kabarnya akan hadir dalam model standar dan iterasi frekuensi tinggi. Seperti apakah keunggulan dua varian SoC terbaru Qualcomm itu?

Berdasarkan keterangan rahasia di Weibo, seperti TMDLS kutip dari GSM Arena, Jumat (16/9/2022), Qualcomm mungkin meluncurkan dua versi SoC 8 Gen 2.

BACA JUGA:

Versi standar akan menjadi bisnis seperti biasa, sedangkan versi satu lagi memiliki iterasi frekuensi tinggi, yang seharusnya mendorong clock secara signifikan.

Saat ini, inti Prime Snapdragon 8+ Gen 1 berjalan di frekuensi 3,19 GHz, sedangkan opsi frekuensi tinggi akan menawarkan setidaknya 3,4 GHz sampai 3,5 GHz.

Informasi menyebut, satu versi 8 Gen 2 bakal punya frekuensi ultra-tinggi. Laporan juga menyatakan, akan ada peningkatan yang signifikan di bagian GPU-nya.

Sesuai rumor sebelumnya, 8 Gen 2 akan didasarkan kepada proses manufaktur 4nm TSMC dan akan memberi daya di iQOO 11 serta beberapa flagship lain.

Terakhir, keterangan rahasia mengisyaratkan bahwa chip berikutnya dari seri Dimensity MediaTek akan menawarkan lompatan kinerja mengesankan di CPU.

Beberapa waktu lalu, pembocor Digital Chat Station mengungkap bahwa chipset Snapdragon 8 Gen 2 memiliki konfigurasi CPU yang tidak lazim, yakni 1+2+2+3.

SoC 8 Gen 2 diduga menampilkan satu Cortex-X3, dua Cortex-A720, dua A710, dan tiga A510 dengan kode 1x Makalu-Elp, 2x Makalu, 2x Matterhorn dan 3x Klein-R1.

Nama Makalu dan Matterhorn merupakan penerus dari generasi Cortex-X1/A78. Matterhorn adalah langkah X2/A710 dalam grafik. Makalu adalah generasi berikutnya.

Cortex-X3 dan A720 menjanjikan peningkatan hingga 30 persen dalam kinerja tertinggi CPU daripada inti X1/A78 dan lompatan yang lebih kecil dari Snapdragon 8 Gen 1.

SoC 8 Gen 2 (SM8550, dengan kode nama Kailua ES) akan dibuat di node N4 TSMC, mengacu kepada proses 4nm yang sama dengan yang dilakukan pada SoC 8+ Gen 1.

BACA JUGA:

SoC 8 Gen 2 mungkin akan menjadi chipset seluler pertama yang menampilkan empat inti CPU berbeda. Saat ini, chipset seluler masih menggunakan tiga jenis inti CPU. [SN/HBS]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.