Ngeri! Program Kecerdasan Buatan Ciptakan Monster yang Menakutkan

TMDLS.net, Jakarta – Program kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah memberikan gambaran mengerikan tentang monster cacat dan mengganggu.

Program kecerdasan buatan tersebut diciptakan oleh situs populer Craiyon AI (sebelumnya DALL-E mini). Mereka mengumpulkan gambar berdasarkan kata kunci.

Kata kunci itu diketikkan ke dalam prompt. Ketika ditanya, Craiyon mengumpulkan makhluk-makhluk “terkutuk” yang menyerupai Pennywise serta sosok hantu gila.

Ada pula makhluk bayangan yang dapat menyaingi kengerian Mind Flayer dari “Stranger Things,” bersama karakter-karakter serupa yang tidak menyenangkan.

BACA JUGA:

AI telah menunjukkan apa yang dikatakannya sebagai hal terakhir yang dilihat orang sebelum mati, ketakutan terbesar, dan seperti apa masa depan Metaverse.

Seperti TMDLS kutip dari New York Post, Jumat (26/8/2022), bahkan telah muncul komposit wajah yang sangat mengganggu terkait dengan nama seseorang.

Pertanyaan yang menyakitkan dan terpelintir tentang masa depan umat manusia dan kiamat telah menjadi favorit untuk situs tersebut dan dibagikan di TikTok.

Akun dengan lebih dari 258 ribu pengikut memposting hasil yang “sangat menghantui “. Orang-orang penasaran melihat hasil program kecerdasan buatan.

Sekadar informasi, AI adalah bidang ilmu komputer yang dikhususkan untuk memecahkan masalah kognitif terkait kecerdasan manusia, semisal pembelajaran.

Profesor Pedro Domingos, seorang peneliti terkemuka AI, membaginya menjadi lima hal, yakni simbolis, koneksionis, evolusioner, bayesian, dan analogis.

AI menjadi lebih cerdas dan belajar lebih cepat dengan lebih banyak data. Saat ini, AI dipakai untuk berbagai hal, dimungkinkan untuk memudahkan manusia.

BACA JUGA:

Bahkan, program AI digadang-gadang menggantikan ttuga-tugas manusia untuk pekerjaan rumah maupun kerja-kerja yang selama ini cukup menyulitkan.

Para ahli sedang mengembangkan kecerdasan buatan untuk mendukung kemajuan di berbagai bidang. AI diharapkan menjadi sistem utama masa depan. [SN/HBS]

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.