Harga PS5 Baru Naik di Beberapa Negara, Sony Beberkan Alasannya

TMDLS.net, Jakarta – Harga PS5 baru di negara-negara Eropa, Jepang, dan Inggris bakal mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan oleh tekanan ekonomi, termasuk kenaikan suku bunga acuan.

Disebutkan, harga PS5 baru, yakni yang dilengkapi disk drive akan naik menjadi USD550,81 atau sekira Rp8,1 juta dari sebelumnya USD501 atau sekitar Rp7,4 juta di Eropa serta Jepang.

Sony mengatakan, PlayStation 5 tidak akan mengalami kenaikan harga di Amerika Serikat. Sebab, di AS, PS5 harus berebut pasar dengan Microsoft Xbox.

Seperti TMDLS kutip dari New York Post, Jumat (26/8/2022), kenaikan harga PS5 di beberapa negara terjadi karena bisnis game Sony terganggu rantai pasokan.

Akibatnya, PS5 mengalami kekurangan perangkat keras. Padahal, Sony ingin meningkatkan produksi PlayStation 5 untuk menyambut musim belanja akhir tahun.

“Kami melihat tingkat inflasi global yang tinggi serta tren mata uang yang merugikan dan berdampak terhadap industri,” tulis Kepala Eksekutif Sony, Jim Ryan.

Menurutnya, kenaikan harga “adalah suatu keharusan” mengingat lingkungan ekonomi global saat ini dan dampak utamanya terhadap bisnis perusahaan.

Sony bertujuan untuk menjual 18 juta unit perangkat pada tahun keuangan saat ini setelah menjual 11,5 juta unit pada tahun yang berakhir Maret 2022.

“Meskipun rentangnya luas, kenaikan harga PS5 relatif terjadi di pasar di mana dampaknya paling terasa dari kekuatan dolar AS,” tulis analis Ampere Analysis.

Ia menambahkan, Microsoft akan memanfaatkan peningkatan harga produk konsol Sony untuk mendorong penjualan Xbox di beberapa negara potensial.

Sony dan Microsoft memang bersaing memperebutkan pasar game global. Sony mengandalkan PlayStation, sedangkan Microsoft menawarkan Xbox.

Namun demikian, Sony belum memberi konfirmasi mengenai kenaikan harga PlayStation 5 untuk negara-negara lain di luar Eropa, Jepang, dan Inggris. [SN/IF]

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.